Langsung ke konten utama

#Puisi Aku dan Cita-Cita

Dan kemudian malam datang lagi 
Di malam yang berbeda 
Waktu, menit, detik yang berbeda
Dan masa yang berbeda 
Tapi, masih dengan kesunyian yang sama 

Di temani dengan secercah harapan Secercah harapan dikala sunyi 
Yang menerangi di gelapnya malam 
Bagai rembulan tanpa bintang 

Aku dan cita-cita 
Bagai dua orang yang sedang berlari 
Aku sibuk mengejar cita-cita 
Dan cita-cita sibuk menghindar dariku 

Oh....tenang!!! 
Aku tidak lelah 
Justru aku menikmati prosesnya 
Walau langkah sudah mulai melemah 

Bangkit!!! 
Mau tak mau kupakai topeng bahagiaku Tuk menutupi luka setelah kian kali jatuh Menebas lelah yang kerap kali datang 

kususuri jalan yang penuh duri 
Melewati gunung menjulang tinggi 
Walau hutan belantara kususuri 
Agar sampai dimana cita-cita berdiri 

Aahh...sudahlah 
Kita lihat saja esok 
Apakah cita-cita menaklukanku?? 
Ataukah aku yang menaklukannya??

Komentar